Bagaimana cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK)? Layanan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat dinikmati oleh pekerja Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), Jasa Konstruksi, dan Pekerja Migran. Melalui program-program yang tersedia di BPJS Ketenagakerjaan yang awalnya bernama Jamsostek ini, para pekerja memiliki jaminan apabila mengalami kecelakaan atau hal yang tidak diduga selama bekerja.

Mengenal BPJS Ketenagakerjaan


Sebelum mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan, ketahui terlebih dahulu apa saja layanan yang disediakan, khususnya bagi pekerja Penerima Upah (PU). Pekerja yang menerima gaji, upah, atau imbalan dalam bentuk apa pun dari pemberi kerja berhak untuk menikmati 4 program jaminan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
Jaminan Kecelakaan Kerja adalah perlindungan bagi pekerja atas risiko kecelakaan dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan dalam perjalanan saat menuju ke tempat kerja. Jaminan Kematian adalah manfaat berupa uang tunai yang akan diterima oleh ahli waris, baik anak, suami atau istri, maupun orang tua, ketika peserta meninggal dunia. 
Jaminan Hari Tua adalah manfaat berupa uang tunai yang merupakan akumulasi iuran serta hasil pengembangannya. Jaminan Pensiun adalah jaminan sosial bagi peserta setelah memasuki usia pensiun atau mengalami cacat berupa penghasilan yang diberikan secara berkala. Nah, dari keempat program ini, hanya Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat diklaim. 
Saldo JHT dapat diklaim meskipun usia kepesertaan belum mencapai 10 tahun atau peserta berumur minimal 56 tahun. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2015, peserta yang masih aktif bekerja dan sedang mempersiapkan masa pensiun, dapat mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10% atau 30%. Sementara itu, peserta yang tidak lagi bekerja karena kondisi tertentu dapat mengajukan pencairan hingga 100%.

Mencairkan Dana BPJS TK Secara Online


Cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara online adalah dengan memanfaatkan aplikasi BPJSTKU atau situs resmi sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan:
  • Klik opsi Daftar Pengguna di aplikasi BPJSTKU jika belum memiliki akun. Jika sudah, login dan pilih menu “Klaim Saldo JHT”.
  • Isi kolom informasi. Kolom “KPJ” diisi dengan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan. Kolom “Keperluan” dipilih “Pengajuan Klaim”.
  • Kemudian, Anda akan melihat opsi jenis klaim. Ada beberapa pilihan, yaitu mencapai usia pensiun, mengundurkan diri, pemutusan hubungan kerja (PHK). Setelah dipilih, klik “Kirim”.
  • Akan muncul daftar dokumen yang harus dilengkapi. Unggah semua dokumen ini secara online
  • Selanjutnya, Anda akan menerima email yang berisi tanggal dan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang harus didatangi untuk mengklaim saldo JHT.
  • Pada hari yang ditentukan, datanglah ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan sambil membawa dokumen yang diminta sebelumnya. Petugas pun akan memberitahukan waktu pencairan saldo.

Mencairkan Dana BPJS TK melalui KTP elektronik reader


Dana JHT pun dapat dicairkan dengan menggunakan KTP-el reader. Ini merupakan layanan yang termasuk baru dari BPJS Ketenagakerjaan. Caranya sangat mudah, yaitu dengan melakukan tap KTP elektronik. Anda pun tidak harus mengisi formulir apa pun. Sebelumnya, pastikan data kependudukan Anda telah valid. Namun, layanan ini baru bisa dinikmati oleh penduduk DKI Jakarta dan 33 kantor cabang di ibu kota provinsi.

Mencairkan dana BPJS TK secara offline


Nah, opsi yang umumnya dilakukan adalah mencairkan dana JHT secara offline. Cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan ini adalah dengan mendatangi kantor cabang terdekat. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu:
  • Datanglah lebih awal untuk mengambil nomor antrean
  • Bawa dokumen persyaratan, yaitu fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan serta kartu asli, fotokopi KTP atau paspor serta dokumen asli, fotokopi Kartu Keluarga serta dokumen asli, dan buku rekening milik peserta.
  • Isilah formulir pengajuan klaim yang diberikan oleh petugas.
  • Serahkan formulir yang telah diisi beserta lampiran dokumen
  • Selanjutnya, Anda akan dipanggil oleh petugas setelah memeriksa seluruh berkas tersebut. Jika sudah lengkap, Anda akan kembali mendapatkan nomor antrean untuk bertemu petugas bagian pengajuan klaim.
  • Petugas kembali memeriksa semua dokumen yang diterima. Setelah sesuai, petugas akan memberikan informasi mengenai kapan waktu saldo JHT akan dicairkan.
Supaya tidak perlu datang terlalu pagi ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, Anda terlebih dahulu dapat mengambil nomor antrean secara online. Caranya adalah dengan mengakses aplikasi BPJSTKU atau situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. 
Nah, inilah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan guna mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dana Jaminan Hari Tua yang dimiliki. Dana ini diharapkan dapat membantu pekerja untuk mewujudkan rencananya ketika akan menghadapi masa pensiun. Cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan ini sangat praktis sehingga Anda tidak perlu bingung lagi untuk melakukannya sendiri. Semoga bermanfaat!
The post 3 Cara Efektif Untuk Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan appeared first on Moneyfazz.
Salah satu Program yang dibuat pemerintah yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan . Progam ini bertujuan untuk memberikan layanan akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Manfaat lain dari Program ini adalah mampu membantu perluasan bisnis di sector kesehatan, baik di rumah sakit maupun di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

manfaat layan bpjs bagi industri kesehatan
manfaat layan bpjs bagi industri kesehatan
“Kita tahu bahwa BPJS ini sudah bekontrak dengan lebih dari 2.000 rumah sakit dan FKTPnya lebih dari 19.000, dan terus bermunculan,” kata Ketua Pokja Kesehatan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Prastuti Soewondo, Jumat (19/5)
Ia mengatakan, Bisnis kesehatan bisa berkembang dilihat dari aspek peluang dan kepastian didalam sistem pembayarannya. Dengan demikian peluang yang diperoleh dapat dijadikan bisnis yang menjanjikan di masa yang akan datang , dengan berjuta orang kedepannya yang sedang membutuhkan layanan kesehatan .
Becky,biasa dipanggil, juga menjelaskan tentang adanya penguatan sistem pelayanan yang terjadi. Dengan adanya JKN ini, kata Becky, Pelayanan kesehatan akan menjadi lebih mudah dan layanan nya lebih baik yang juga didukung regulasinya oleh Kementrian Kesehatan.
“Rasionalisasi sistem layanan berjenjang, sejak adanya JKN bahwa layanan itu tidak langsung ke rumah sakit, tapi dengan JKN ini dicoba untuk berjenjang, artinya di primary care dulu puskesmas atau klinik,”ujar Becky.
“Kemenkes juga memberikan regulasi yang mendukung itu dengan mengatakan bahwa 144 penyakit itu harus diselesaikan di FKTP,” Lanjutnya.
JKN juga ikut serta memberlakukan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK), sebagai cara untuk mengurangi variasi tindakan yang tidak diperlukan . Sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih berkualitas.”Sampai saat ini memang belum semuanya yang punya PNPK,tapi itu yang kita dorong dan sudah menjadi agenda utama dari Kemenkes,” Kata Becky.
Kemudian Becky juga menjelaskan tentang adanya peningkatan dalam penggunaan obat generik sebagai dari efek program JKN ini,sekalipun kualitas obat juga harus terus ditingkatkan .
“Kami juga melakukan penelitian terkait dengan pengobatan obat melalui LKPP, jadi kita melihat adanya progress pembelian obat dari rumah sakit yang berkontrak dengan BPJS melalui pengadaan obat LKPP,” tuturnya.
Selain itu perbaikan sistem pembayaran paket dengan CBGs juga menjadi sorotan perhatian Becky , Walaupun Becky memberi catatan bahwa masih perlu diperbaiki dalam hal grouping, costing, dan penetapan tariff.
“Jadi itu adalah upaya upaya yang dilakukan dalam menguatkan sistem pelayanan kesehatan dan ini berbarengan dengan implementasi JKN,” ujarnya .
Posting Layanan BPJS Kesehatan Memberikan Manfaat Baik Bagi Industri Kesehatan Nasional ditampilkan lebih awal di BPJS Online.
Yuliastutik diberitahu untuk bantuan peraturan pemerintah tentang penyesuaian anggaran Kesehatan BPJS untuk kedua kalinya. Sejak minggu lalu Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 ditetapkan, berbagai tanggapan muncul menafsirkan Peraturan Presiden yang mengatur penyesuaian anggaran untuk peserta dalam Program Kartu Kesehatan-Asuransi Kesehatan Indonesia (JKN-KIS).

Anggaran BPJS
Anggaran BPJS
Perpres ternyata mengundang banyak pro dan kontra, dan telah menjadi topik trending teratas di Twitter pada 12 Mei. Bersamaan dengan protes di media sosial, ada orang yang mendukung aturan penyesuaian anggaran yang akan mulai berlaku pada Juli mendatang.
Menurut Yuliastutik kenaikan biaya anggaran termasuk hal yang wajar karena juga biaya perawatan yang terus dialami meningkat karena harga inflasi. Selain itu Yuliastutik juga memperhatikan kasih sayang yang diberikan oleh pemerintah yang memberikan subsidi untuk kelas III untuk segmen Pekerja Non-Upah (PBPU) dan Non-Pekerja (BP).
"Jadi benar-benar ada orang yang (secara ekonomi) kelas menengah ke atas atau turun. Jika kelas menengah ke atas ini mungkin tidak menjadi masalah ya, tapi saya mengerti untuk orang-orang yang selain mereka dengan kenaikan biaya nanti, "kata Yuliastutik saat ditemui saat mengurus keanggotaan di Kantor Layanan Operasional Kabupaten Probolinggo.
Dia melanjutkan, "Tapi sehat itu mahal, jadi kalau itu sehat perawatan tanpa BPJS terasa berat, terutama jika Anda sakit sampai operasi. Saya, yang penting BPJS ini terus ada, karena kalau tidak cukup kuat membayarnya bisa turun kelas, dan di kelas III saya tahu ada bantuan dari Pemerintah. "
Tutik adalah nama panggilannya, ia telah lama menjadi anggota Peserta JKN-KIS, tetapi dia belum merasakan manfaat dari program tersebut. Tetapi dia menjadi saksi bagi keluarganya yang sakit seperti Kakek dan Rakyat Tua nya
"Jika kamu merasakan alhamdulillah, aku tidak pernah memilikinya bersyukur terus sehat bersama Tuhan. Tapi di masa lalu kakek tidak pernah melakukannya rumah sakit karena kanker prostat. Dan orang tua saya juga menggunakan BPJS waktu perawatan untuk sakit perut. Sangat bermanfaat ya, karena kalau tidak Disana BPJS pasti membingungkan keluarga saya. Jadi yang penting kontribusi itu dibayarkan terus menerus sehingga (keanggotaan) aktif terus menerus, karena kalau kita tunggakan susah sendiri ketika sakit tiba tiba, "kata Tutik.
Asumsi ini dibenarkan oleh JKN-KIS yang saat ini melawan diabetes. Bertemu setelah mengurus keanggotaan di Kantor Layanan Operasional Kabupaten Pasuruan, dia terus terang terkejut aturan penyesuaian anggaran.
Namun setelah ia mempelajari peraturan pemerintah yang akan memberikan kelegaan dalam bentuk subsidi dia kurang tenang. Yang paling penting, Barito mengatakan, adalah kualitas layanan. "Jika itu untuk kebaikan dan pelayanan Saya juga meningkatkan dukungan. Kalau saya yang penting dulu. Masalah Saya mengambil kelas III karena terjangkau dan apa yang penting bagi saya dapat melanjutkan pengobatan menggunakan BPJS. Jadi, jika itu baik untukku terima, yang penting BPJS ada karena orang memang membutuhkannya, " kata pria berusia 66 tahun itu
Posting Tanggapan Komunitas Positif Tentang Penyesuaian Anggaran BPJS ditunjukkan sebelumnya di BPJS Online.


Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS adalah salah satu aktor utama untuk menjamin kesejahteraan rakyat Indonesia melalui asuransi kesehatan dan asuransi sosial. Untuk asuransi kesehatan ada BPJS Kesehatan dan asuransi sosial ada BPJS Ketenagakerjaan. Menurut undang-undang yang berlaku, setiap pekerja yang telah bekerja selama 6 bulan diwajibkan untuk mendaftarkan BPJS Kesehatan.
Aturan itu tentu sangat menguntungkan bagi pekerja, terutama jika sebelumnya mereka tidak memiliki asuransi. Tetapi apakah Anda pernah memikirkan bagaimana rasanya merawat puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan pekerja yang memiliki BPJS Kesehatan?
Untuk perusahaan, BPJS Health merilis aplikasi bernama E-Dabu yang akan membantu perusahaan mengelola karyawan mereka di sekitar BPJS. Pada artikel ini, kita akan membahas sejumlah hal mengenai pemahaman, manfaat, dan cara mendaftar dengan E-Dabu.

Apa itu E-Dabu?

E-Dabu atau Data Badan Usaha Elektronik adalah sistem yang dibuat oleh BPJS Health untuk perusahaan guna membantu memproses data pekerja yang terdaftar di BPJS Health. Secara tunai, E-Dabu adalah aplikasi yang secara otomatis akan mendaftarkan pekerja di BPJS Kesehatan tanpa harus datang langsung ke kantor perwakilan BPJS.
Tentu Anda tahu betapa ramainya kantor perwakilan BPJS. Maka belum lagi dokumen yang harus disiapkan oleh perusahaan ketika akan mendaftarkan pekerja barunya ke BPJS Kesehatan. Dengan aplikasi E-Dabu, perusahaan hanya hidup on line untuk mendaftarkan pekerja di BPJS Kesehatan.

Manfaat E-Dabu

Jika Anda sudah tahu apa itu E-Dabu, sekarang apa manfaatnya?
  • Melakukan pemeriksaan silang data kesehatan peserta BPJS
Ketika Anda memiliki hak akses, perusahaan dapat melihat cek data peserta BPJS Health yang telah terdaftar sebelumnya. Perusahaan juga dapat melihat apakah karyawan ini sebelumnya memiliki BPJS Kesehatan, apakah ada keluarga yang terdaftar, dan informasi lainnya.
  • Ubah data
Selanjutnya adalah mengubah data. Ini adalah hal yang paling berisiko, yaitu mengubah data. Banyak perusahaan malas jika mereka harus mengantri beberapa jam untuk hanya mengubah data. Dalam aplikasi E-Dabu, perusahaan dapat mengubah data dari profil, alamat, penambahan keluarga, dan mutas.
  • Registrasi online
Aplikasi E-Dabu ini sebenarnya muncul beberapa tahun yang lalu, tetapi BPJS Health masih terus meningkatkan kualitas dan fitur aplikasi ini. Akhirnya pada 2019, BPJS Health merilis aplikasi E-Dabu terbaru dengan fitur pendaftaran online. Tidak hanya itu, perusahaan dapat mendaftarkan ratusan atau bahkan ribuan pekerja langsung ke BPJS Kesehatan.
  • Persetujuan tidak perlu menunggu BPJS
Satu keuntungan lain yang sangat berguna bagi perusahaan adalah perubahan sistem persetujuan yang sebelumnya harus mendapatkan persetujuan BPJS Kesehatan, tetapi sekarang dapat disetujui secara otomatis. Jika data yang dimasukkan benar dan lengkap, peserta yang berjumlah ratusan atau ribuan akan otomatis menyetujui dan menjadi peserta BPJS Kesehatan
  • Periksa tagihannya
Fitur yang masih dipertahankan adalah cek tagihan. Dalam aplikasi E-Dabu, perusahaan dapat memonitor tagihan bulanan dan setiap peserta yang tagihannya belum dibayar.

Cara mendaftar E-Dabu

Yang paling penting dari artikel ini adalah cara mendaftarkan perusahaan dengan E-Dabu, karena BPJS Health sendiri telah mengkonfirmasi bahwa masih banyak perusahaan yang tidak mengetahui aplikasi ini. Jadi hingga saat ini sosialisasi masih dilakukan.
Ketika Anda membuka situs web E-Dabu, Anda akan melihat login sederhana. Jika Anda sudah memiliki hak akses, Anda hanya perlu masuk. Jika tidak, maka Anda harus mendaftar. Bagi Anda yang baru mengenal proses registrasi di internet, Anda harus terbiasa dengan aplikasi E-Dabu. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah memastikan Anda memiliki nomor lisensi bisnis, ID pajak perusahaan Anda, dan kode bisnis (KBLI) perusahaan Anda.
Setelah itu, Anda harus menyiapkan yang berikut:
  1. Lampiran dalam bentuk Formulir Pendaftaran Bisnis Cetak / Badan Hukum Lainnya,
  2. Nomor kode untuk badan usaha / badan hukum lain yang telah terdaftar,
  3. Nomor rekening pembayaran kontribusi JKN-KIS (akun virtual - VA), dan
  4. Hak akses (nama pengguna / kata sandi) aplikasi yang digunakan untuk mendaftarkan Pekerja dan anggota keluarga mereka.
Setelah semuanya siap, Anda tinggal Gabung dan dapat langsung memproses data keanggotaan BPJS Kesehatan untuk perusahaan Anda. Beberapa menu seperti jumlah karyawan, menghitung pajak, pengaturan PPh 21, hingga E-filling dapat dilihat di menu sebelah kiri.
Itulah pengertian, manfaat, dan cara mendaftar aplikasi E-Dabu. Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi untuk merawat BPJS Kesehatan. Cukup buka aplikasi E-Dabu, lalu lengkapi persyaratannya, daftarkan pekerja ke BPJS Health dan rasakan kemudahan aplikasi terbaru dari BPJS Health.
Posting Ayo, Kenali Pemahaman, Manfaat, dan Cara Mendaftar E-Dabu! muncul pertama kali di Moneyfazz.

BPJS Kesehatan adalah Badan Hukum Publik yang bertanggung jawab untuk mengelola jaminan sosial kesehatan di Indonesia. Karena asuransi kesehatan ini memiliki banyak manfaat, disarankan agar setiap warga negara Indonesia mendaftar sebagai peserta dalam asuransi kesehatan BPJS. Untuk meningkatkan layanan kepada semua peserta, PCare BPJS baru-baru ini hadir sehingga semua peserta dapat menggunakan layanan dan fasilitas kesehatan secara lebih optimal.

Kenali PCare Health BPJS

PCare atau Perawatan utama BPJS Health adalah inovasi digital dalam bentuk aplikasi yang dapat diakses oleh semua peserta kapan saja dan dari mana saja. Aplikasi ini menawarkan layanan di fasilitas Kesehatan I, seperti Puskesmas atau Klinik untuk peserta BPJS Kesehatan. Melalui PCare BPJS Health, sebagai peserta Anda dapat mendaftar untuk perawatan dan mengajukan permohonan untuk perawatan di poli sesuai kebutuhan. Lebih dari itu, pengguna BPJS PCare Health juga dapat mengajukan permohonan untuk layanan laboratorium melalui aplikasi digital ini.
Aplikasi PCare BPJS Health dapat diunduh secara gratis di Google Playstore. Untuk dapat menggunakannya, Anda terlebih dahulu akan diminta untuk mendaftarkan akun di kantor Kesehatan BPJS terdekat. Ketika akun telah dibuat, Anda dapat mengakses PCare BPJS lebih fleksibel kapan pun diperlukan.

PCadalah fitur canggih

Tidak seperti ketika Anda akan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan secara manual, maka Anda diminta untuk mengantri dan mengurus berbagai administrasi lainnya. Untungnya, dengan memanfaatkan fitur-fitur canggih PCare, sekarang semua data peserta BPJS Health telah dikelola secara digital. Beberapa fitur canggih yang dapat Anda akses melalui PCare BPJS Health meliputi;
  1. Informasi tagihan bulanan
  2. Panduan untuk prosedur pendaftaran untuk peserta atau lembaga BPJS independen
  3. Cari fasilitas kesehatan terdekat
  4. Sistem Fasilitas Informasi Kesehatan atau sistem informasi fasilitas kesehatan
  5. Manfaat terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan

Manfaat menggunakan PCare BPJS Kesehatan

Selain menyediakan fitur-fitur canggih, PCare BPJS Health juga memberikan banyak manfaat bagi peserta. Mulai dari aliran pendaftaran pasien yang lebih cepat, integrasi data pasien, dan proses mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan 1 yang lebih mudah. Dengan begitu, peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan perawatan lebih cepat dari rumah sakit rujukan.
Apalagi karena semua detail peserta BPJS Kesehatan & # 39; catatan medis dicatat pada aplikasi PCare, petugas medis yang bekerja dapat langsung mendiagnosis pasien dengan benar. Tujuannya jelas untuk memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan layanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Langkah-langkah untuk menggunakan layanan PCare

Seperti dijelaskan sebelumnya, aplikasi digital PCare BPJS Health dapat diinstalunduh itu gratis melalui situs resmi atau Google Playstore. Kemudian daftarkan akun Anda di kantor Kesehatan BPJS terdekat. Setelah itu Anda hanya dapat menggunakan aplikasi PCare BPJS Health dengan cara berikut;
1. Masuk nama pengguna dan kata sandi diperoleh saat mendaftarkan akun di kantor cabang BPJS Kesehatan.
2. Pilih menu Entri Data untuk mendaftarkan pasien atau layanan kesehatan.
Bagian ini berfungsi untuk mendaftarkan peserta BPJS yang akan melakukan perawatan terlebih dahulu. Ada sejumlah bidang yang harus diisi dengan lengkap dan akurat untuk memudahkan proses pendaftaran. Tekan tombol simpan jika semua kolom sudah terisi.
3. Pilih menu rujukan untuk mendapatkan surat rujukan ke rumah sakit.
Jika Anda memerlukan surat referensi, lalu pilih menu "Referensi Pencarian" yang ditemukan pada tampilan layar aplikasi PCare. Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman pemilihan fasilitas kesehatan. Rujuk lebih jauh ke pemilihan rumah sakit, kelas, alamat, ke jarak tempuh rumah sakit.
4. Pilih menu "Lihat Data" untuk memeriksa informasi rekam medis.
Menariknya sebagai peserta BPJS Anda juga dapat melihat informasi tentang data kunjungan, pemeriksaan yang diperoleh, dan jumlah kunjungan yang dilakukan pada menu "Lihat Data"
  1. Pilih menu "Pusat Kesehatan Informasi" untuk mempelajari detail dari fasilitas kesehatan yang dipilih.
Menu ini dapat digunakan untuk mengeksplorasi informasi yang lebih terperinci mengenai fasilitas kesehatan terpilih. Mulai dari lokasi, jam operasional, berbagai jenis poli tersedia, serta informasi terkait layanan yang dapat disediakan. Tujuannya jelas agar peserta BPJS Kesehatan tidak akan mengalami kebingungan saat mengunjungi Puskesmas.
Setelah berkenalan dengan BJS Health PC adalah serba-serbi, tentunya Anda semakin tertarik memiliki aplikasi digital ini. Jadi, pastikan Anda segeraunduh itu dan daftarkan akun PCare agar Anda dapat menggunakan fitur-fitur canggih di dalamnya.
Posting Semua Tentang PCare Kesehatan BPJS di Indonesia muncul pertama kali di Moneyfazz.

LINGGAUPOS.CO.ID- Penyesuaian iuran BPJS Kesehatan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 belum sesuai dengan perhitungan aktuaria. Dalam Pasal 34 Ayat 3 dan 4 secara jelas menyebutkan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas II ditetapkan sebesar Rp100 ribu serta kelas I Rp150 ribu yang mulai berlaku 1 Juli 2020.
”Penyesuaian iuran ini masih jauh di bawah perhitungan aktuaria kelas I itu Rp286 ribu dan kelas II Rp184 ribu,” terang Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu, dalam dialog virtual, Jumat (29/5).
”Iuran bagi peserta PBPU dan BP kelas I dan II dan dengan sektor formal yang membayar 5 persen dari gajinya maksimal Rp12 juta per bulan. Artinya segmen ini pun masih mendapatkan bantuan pemerintah,” ujarnya.
Tak hanya itu, Febrio mengatakan bagi peserta PBPU dan BP kelas I maupun II yang tidak mampu membayar pelayanan kesehatan juga diperkenankan untuk pindah ke kelas III dengan pelayanan kesehatan yang sama.
”Sesuai ketentuan besaran iuran perlu dikaji secara berkala karena praktiknya iuran JKN terakhir naik pada 2016. Kelas III PBPU bahkan belum pernah disesuaikan sejak 2014,” katanya.
Sebelumnya pada Kamis (14/5), Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa menyebutkan jika dihitung dengan angka aktuaria maka nilai iuran yang seharusnya dibayarkan lebih besar.
Kunta menjelaskan besar iuran PBPU dan BP kelas I seharusnya Rp286.085, kelas II Rp184.617, serta kelas III Rp137.221. ”Secara aktuaria besaran iuran PBPU mandiri kelas I bisa sampai Rp200 ribuan. Ini murni aktuaria tapi kan kami tidak menetapkan besaran segitu karena kita lihat kemampuan juga,” katanya.
Terpisah, Koordiantor Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (KORNAS MP BPJS) Heri Susanto lebih menyoroti banyaknya peserta yang menarik klaim JHT telah berakibat merosot dana kelolaan BPJS ketenagakerjaan. ”Jelas ini berakibat pada menurunnya pendapatan atau bonus kinerja untuk elite BPJS ketenagakerjaan,” terangnya.
Di saat perekonomian masyarakat yang drop tersebut tentunya sangat minim animo masyarakat untuk terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan. Sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan pun tidak berjalan dengan penerapan social dan physical distancing protokol Covid-19.
”Bagaimana dengan BPJS Kesehatan. Urusan sektor ini sulit diharapkan dengan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Perpres No 64 Tahun 2020 terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan jelas melawan putusan MA dan arus suara rakyat melalui parlemen di DPR RI. Intinya BPJS Kesehatan tidak sehat untuk rakyat. Menyehatkan BPJS Kesehatan saja sulit apalagi buat rakyat,” paparnya.
Akhir tahun 2020 akan ada seleksi Direksi dan Dewas BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan yang baru untuk masa jabatan 2021-2026. ”Apa yang harus kita lakukan, tentunya sulit untuk partisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi program BPJS. Hanya monitoring kebijakan dan program BPJS dan seleksi Direksi serta Dewas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang bisa dilakukan,” urainya.
Heri menegaskan pada posisi ini MP BPJS tak akan berdiam. ”Dipaksa diam? Tentu tidak. Kita diam hanya menguntungkan elite BPJS saja. Justeru MP BPJS harus bersuara untuk publik di saat peran dan fungsi BPJS harus muncul di tengah pademik Covid-19. Sebab saat ini adalah waktu yang tepat bagi BPJS untuk menunjukkan fungsi dan perannya bagi seluruh rakyat Indonesia,” terangnya kepada Fajar Indonesia Network.(*)

Pemerintah kini menyediakan asuransi kesehatan yang bisa digunakan semua orang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Dimana semua orang bisa jadi anggota BPJS kesehatan tanpa persyaratan apapun. Bahkan tarif BPJS kesehatan lengkap bisa dijangkau semua golongan.
Diharapkan adanya BPJS kesehatan ini, tidak perlu lagi khawatir jika sakit atau butuh pertolongan medis. Bahkan asuransi ini bisa digunakan secara pribadi, tidak perlu golongan khusus atau perusahaan yang membayarkan. Masih bingung dan kurang jelas, berikut ini penjelasan lengkapnya.
Pengertian BPJS Kesehatan
BPJS kesehatan merupakan upaya atau program pemerintah untuk mengatasi masalah kesehatan karena tidak ada biaya. BPJS merupakan penyempurnaan asuransi kesehatan (Askes) yang lebih dahulu ada, memang awalnya diperuntukkan hanya pegawai negeri sipil (PNS) saja, BPJS bisa digunakan untuk semua golongan masyarakat.
Bahkan penyelenggaraan BPJS juga dilindungi badan hukum dengan ketentuan Undang Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Dimana pelayanan BPJS kesehatan akan sama seperti pelayanan Askes.
Kini pemerintah mulai mewajibkan semua warga untuk memiliki anggotaan BPJS, pasalnya ini akan sangat meringankan biaya kesehatan. Dimana diterapkan iuran yang dibayarkan setiap bulan dengan kisaran sangat terjangkau. Bahkan Warga Negara Asing (WNA) tinggal minimal 6 bulan di Indonesia wajib memiliki BPJS Kesehatan.
Jenis – Jenis BPJS Kesehatan
Sudah paham bukan dengan konsep BPJS kesehatan, cukup penting untuk menjadi anggota untuk bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan dari pemerintah. Ada beberapa golongan dalam klaster BPJS, Anda masuk yang mana? Ada 2 jenis BPJS Kesehatan menurut kepesertaan anggotanya.
  1. BPJS Penerima Bantuan Iuran (BPJS – PBI)
Ini merupakan program dari Dinas Sosial untuk memberikan bantuan pada masyarakat golongan tidak mampu yang membutuhkan layanan kesehatan. Peserta BPJS-PBI biasanya dari golongan tidak mampu hingga fakir miskin dengan data yang dimiliki oleh Dinsos.
Nantinya peserta BPJS-PBI tidak akan dibebankan biaya iuran bulanan karena semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah. Program kesehatan sebelumnya seperti Jamkesda dan Jamkesmas akan masuk dalam BPJS-PBI. Nantinya gratis pengobatan dilakukan di puskesmas atau layanan kesehatan desa, jika harus dirujuk bisa menempati rawat inap kelas III di rumah sakit rujukan BPJS.
  1. BPJS Bukan Penerima Bantuan Iuran (BPJS – Non PBI)
Masyarakat umum masuk dalam keanggotaan BPJS Non PBI, dimana nantinya akan membayarkan iuran setiap bulannya. Dalam BPJS Non PBI, akan dibagi menjadi 3 golongan sebagai berikut :
  • Pekerjaan Penerima Upah dan Anggota Keluarga (PPU)
PNS yang awalnya masuk dalam keanggotaan Askes, nantinya akan masuk dalam BPJS PPU. Anggotanya meliputi PNS, Anggota TNI & Polri, pejabat pusat hingga daerah, pegawai honorer, staf khusus & ahli hingga pegawai swasta.
Keanggotaan BPJS Non PBI ini secara kolektif didaftarkan oleh perusahaan atau dinas yang terkait. Dimana jumlah pertanggungan setiap anggota keluarga hanya 5 orang saja, terdiri dari ayah, ibu dan 3 orang anak.
  • Pekerja Bukan Penerima Upah dan Anggota Keluarga (PBPU)
Bagi wiraswasta, pengusaha hingga WNA yang tinggal di Indonesia, nantinya kartu keanggotaan masuk dalam BPJS PBPU. Dimana akan membayarkan iuran bulanan secara mandiri setiap bulannya untuk mengaktifkan keanggotaan. Dimana tidak ada jumlah maksimal anggota keluarga yang ingin dalam keanggotaan BPJS.
  • Bukan Pekerja dan Anggota Keluarga (BP)
Bagi pensiunan, pejuang kemerdekaan, pemberi kerja, hingga investor asing. Nantinya akan masuk dalam keanggotaan BPJS PU. Dimana akan membayarkan iuran secara perseorangan, bisa memilih kelas BPJS dan tidak ada batasan jumlah keanggotaan yang tergabung.
Namun ada ketentuan dalam BPJS Mandiri, dimana dalam satu Kartu Keluarga (KK) harus didaftarkan semua tanpa terkecuali. Dimana besaran iuran bebas menentukan sendiri dan dibayarkan secara kolektif atau perseorangan.

Kelebihan BPJS Kesehatan

Kenapa negara mewajibkan semua orang harus masuk dalam keanggotaan BPJS kesehatan? Hal ini untuk kemaslahatan bersama, selain itu ada banyak kelebihan BPJS kesehatan yang akan sangat terasa saat membutuhkan bantuan medis. Berikut ini beberapa kelebihan dari BPJS Kesehatan :
  • Iuran Bulanan Terjangkau
Layanan kesehatan pemerintah ini terbilang sangat terjangkau namun pelayanan yang diberikan sama seperti membayar dengan fasilitas umum. Dimana semua layanan kesehatan mulai dari rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan, pembedahan hingga obat-obatan diberikan secara cuma-cuma.
  • Tanpa Syarat Medical Check Up
Kebanyakan asuransi kesehatan membutuhkan medical check up menyeluruh sebelum menentukan premi, dalam BPJS bebas menentukan jumlah iuran bulanan untuk siapa saja. Tanpa perlu memberikan riwayat kesehatan dan usia untuk mendapatkan keanggotaan.
  • Pendaftaran Bisa Online Saja
Tidak punya waktu luang untuk datang ke kantor BPJS? Tenang sekarang sudah ada layanan pendaftaran online, cukup buka saja website BPJS, isi form dan dapatkan keanggotaan. Selain itu, bisa juga mengubah keanggotaan, ganti kelas BPJS hingga perubahan data apapun secara online.
  • Jaminan Seumur Hidup
Tidak ada batasan penggunaan BPJS kesehatan, asalkan masih hidup dan aktif dalam membayar iuran setiap bulanan. Semua anggota bisa mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah, tanpa ada batasan usia dan kondisi kesehatan.
  • Tidak Ada Penolakan Anggota Baru
Anda jangan kecewa dengan penolakan agen asuransi hanya karena punya riwayat penyakit kronis, masih bisa mendaftarkan diri di BPJS Kesehatan. Karena tidak ada pengecualian apapun, bahkan saat menderita penyakit kronis akan tetap mendapatkan pelayanan yang sama, asalkan sudah masuk dalam keanggotaan BPJS.

Kelas dan Iuran BPJS Kesehatan

Tertarik untuk bergabung dengan BPJS Kesehatan? Semua orang akan mendapatkan pelayanan prima dan sesuai kelas yang dipilih sebelumnya. Dimana setiap kelas memiliki ketentuan iuran BPJS Kesehatan yang berbeda, Anda sebaiknya cermati dahulu setiap kelasnya untuk memilih tempat terbaik.
  • BPJS Kesehatan Kelas I
Kelas terbaik yang dimiliki BPJS Kesehatan, dimana akan memberikan fasilitas ternyaman untuk anggotanya. Bebas pembayaran untuk layanan kesehatan di puskesmas dan rawat jalan. Jika nantinya harus dirawat inap, maka berhak mendapatkan ruangan kelas 2 dengan maksimal 4 orang dalam satu kamar.
Selain itu bisa upgrade kelas rawat inap ke layanan yang diinginkan, keuntungan lainnya dari BPJS Kesehatan, anggota hanya perlu membayarkan selisih biaya rawat inap saja. Tarif bulanan yang harus dibayarkan anggota BPJS kelas I hanya Rp80.000 saja.
  • BPJS Kesehatan Kelas II
Memiliki fasilitas yang hampir sama seperti kelas I, hanya saja untuk rawat inap masih di kelas II namun dengan jumlah 3-5 orang dalam satu kamar. Selain itu bisa upgrade kelas rawat inap lebih tinggi dengan hanya membayarkan selisih biaya inap dari ketentuan BPJS Kesehatan di Kelas II.
Meskipun fasilitasnya hampir sama dengan kelas I, namun harga iuran per bulannya jauh lebih murah. Anda bisa jadi lebih tertarik, pasalnya hanya membayarkan Rp51.000 per bulan saja, sudah bisa menikmati layanan kesehatan terbaik dari pemerintah.
  • BPJS Kesehatan Kelas III
Kelas BPJS terendah namun tetap mendapatkan layanan terbaik, baik di pemeriksaan, rawat inap hingga obat-obatan. Namun agak kurang terjaga privasinya untuk layanan rawat inap, karena harus menempati ruangan kelas III dengan jumlah pasien 4-6 orang. Bahkan kebanyakan rumah sakit daerah dengan jumlah lebih banyak.
Jadi kelas terendah yang banyak dijadikan pilihan masyarakat golongan menengah. BPJS kesehatan hanya membanderol iuran bulanan Rp25.500 saja, dimana ini mendapatkan penurunan dari jumlah sebelumnya yaitu Rp42.000., tergolong terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah bukan.

Cara Daftar BPJS Kesehatan

Tertarik untuk bergabung dan memiliki keanggotaan BPJS Kesehatan? Cara daftar BPJS kesehatan sangat mudah, bisa datang langsung ke kantor terdekat atau memilih cara online yang lebih praktis. Berikut panduan lengkapnya.

Pendaftaran Keanggotaan BPJS Kesehatan Secara Langsung

Pendaftar bisa datang langsung ke kantor BPJS terdekat, cara pendaftaran sangat mudah cepat dan selesai kurang dari 30 menit. Caranya sebagai berikut:
  1. Siapkan Dokumen Persyaratan. Dokumen yang dibutuhkan adalah formulir pendaftaran, fotokopi KK, fotokopi data diri (KTP, SIM, Paspor), Buku tabungan penanggung iuran, Pas Foto berwarna 3×4.
  2. Datangi Kantor BPJS Terdekat. Bisa dilakukan mandiri atau kolektif pada ketua RT.
  3. Lakukan Pembayaran. Setelah pendaftaran, nanti akan memilih mana kelas yang diinginkan. Saat pendaftaran akan langsung membayarkan iuran bulan pertama.
  4. Tunggu Kartu Keanggotaan BPJS di Cetak. Setelah melakukan pembayaran, simpan bukti pendaftaran dan lampirkan dalam permohonan awal. Tunggu sekitar 30 menit, kartu keanggotaan akan aktif. Nantinya kartu akan aktif maksimal 1 x 24 jam setelah keanggotaan dinyatakan aktif.

Pendaftaran Keanggotaan BPJS Kesehatan Secara Online

Jika memang tidak punya waktu untuk mendaftar secara langsung, bisa mendaftarkan diri secara online. Caranya mudah, cepat dan lebih aman. Berikut panduan selengkapnya:
  1. Siapkan Berkas Dalam Bentuk Digital. Nantinya KTP, KK, NPWP (jika ada) dan Pas foto, siapkan dalam bentuk digital, usahakan ukuran kecil. Siapkan juga email dan rekening yang masih bisa digunakan.
  2. Buka dan Isi Formulir di Website BPJS Kesehatan. Setelah itu bukan website resmi BPJS Kesehatan, pilih pendaftaran. Nantinya akan memunculkan formulir pendaftaran, isikan seluruh data dengan benar.
  3. Tentukan Kelas BPJS Kesehatan. Saat pengisian formulir, nantinya ada kolom kelas BPJS Kesehatan, pilih yang sesuai keinginan dan kemampuan bayar setiap bulannya.
  4. Upload Seluruh Data. Nantinya formulir dan persyaratan akan di upload di tempat yang sudah disediakan. Usahakan data dalam bentuk kecil, sehingga bisa upload lebih lancar.
  5. Buka Email dan Dapatkan Notifikasi Pembayaran. Setelah semua data sudah di upload, buka email dan dapatkan notifikasi pembayaran. Nantinya, pembayaran akan dilakukan melalui nomor Virtual Account (VA).
  6. Lakukan Pembayaran dan Upload Bukti Pembayaran. Setelah dapatkan nomor VA, segera lakukan pembayaran dan dapatkan bukti pembayaran. Nantinya bukti ini akan di upload sebagai bukti pembayaran yang sah.
  7. Keanggotaan BPJS Elektronik. Setelah semua proses selesai, nantinya Anda akan mendapatkan kartu keanggotaan BPJS Elektronik, bisa digunakan di semua fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah. Jika memang kurang nyaman, bisa melakukan cetak kartu di kantor BPJS terdekat dengan menunjukkan BPJS elektronik.
Sangat banyak penawaran tarif BPJS Kesehatan lengkap seperti di atas. Semua golongan masyarakat kini tidak lagi perlu bingung mencari biaya saat sakit, tinggal daftar dan menjadi anggota BPJS Kesehatan saja, maka semua biaya akan ditanggung pemerintah sesuai dengan kelas yang dikehendaki.
The post Info Tarif BPJS Kesehatan Terbaru & Lengkap 2020 appeared first on Moneyfazz.